Sungai Cipanas Naik ke Level Siaga, Kolaborasi Camat dan Kuwu Jadi Kunci Mitigasi

Terisi, Indramayu # Peningkatan debit air Sungai Cipanas yang mencapai 79,60 dan masuk dalam status siaga pada Kamis (29/1/2026) direspons cepat oleh jajaran Pemerintah Kecamatan Terisi dan Pemerintah Desa Karangasem. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan dini agar potensi luapan air tidak berkembang menjadi bencana yang berdampak luas bagi masyarakat.

Camat Terisi Boy Billy Prima, S.STP, bersama Kuwu Desa Karangasem Lelah Wasilah, turun langsung melakukan pemantauan kondisi sungai dan tanggul di sejumlah titik rawan. Kehadiran pimpinan wilayah ini menjadi bagian dari strategi mitigasi berbasis lapangan yang menekankan kesiapsiagaan sebelum terjadi kondisi darurat.

Bacaan Lainnya

Penguatan Tanggul Jadi Fokus Utama

Camat Terisi menegaskan bahwa meskipun status Sungai Cipanas berada pada level siaga, kewaspadaan tetap ditingkatkan, khususnya pada kondisi fisik tanggul yang dinilai kritis.

“Hari ini kami melakukan monitoring langsung Sungai Cipanas. Debit air berada di angka 79,60 dan masuk status siaga, sehingga langkah kewaspadaan difokuskan pada perbaikan tanggul-tanggul yang berpotensi rawan,” ujar Boy Billy Prima.

Ia juga menyampaikan bahwa Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) telah bergerak cepat melakukan mitigasi teknis di lapangan.

“Dari pihak BBWS sudah dilakukan perbaikan. Karung-karung disiapkan untuk diisi material tanah dan dikirim ke titik-titik tanggul yang membutuhkan penguatan,” tambahnya.

Pantauan di lokasi menunjukkan tumpukan material tanah serta ribuan karung telah disiapkan sebagai bagian dari penguatan struktur tanggul sementara.

Empat Titik Kritis Jadi Prioritas Desa

Sementara itu, Kuwu Desa Karangasem Lelah Wasilah menjelaskan bahwa pihak desa telah memetakan titik-titik rawan sebagai dasar penanganan mitigasi.

“Saat ini tanggul-tanggul kritis sedang diperbaiki dan progresnya sudah hampir 80 persen. Total ada empat titik prioritas, tiga titik di wilayah Ludoyong dan satu titik di Karangasem,” ungkapnya.

Menurutnya, penanganan bertahap ini dilakukan untuk memastikan keamanan tanggul sebelum terjadi kenaikan debit air susulan.

Kondisi Wilayah Masih Aman, Warga Tetap Diimbau Waspada

Meski debit Sungai Cipanas berada dalam status siaga, kondisi di wilayah Kecamatan Terisi secara umum dilaporkan masih relatif aman. Hingga berita ini diturunkan, genangan air hanya terpantau di area persawahan dan belum memasuki permukiman warga.

Namun demikian, Camat Terisi mengimbau masyarakat yang bermukim di sepanjang aliran Sungai Cipanas agar tetap meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti perkembangan informasi, mengingat proses penguatan tanggul masih terus berlangsung sebagai langkah antisipasi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *